Madura, harianmataberita.com - Upaya pemerintah mengatur hilirisasi BBM agar tepat sasaran pemerintah akan terus memantau BBM agar masyarakat yang tidak mampu bisa merasakan.
Adapun sistem pembelian BBM memakai barcode dan rekomendasi baik solar maupun pertalite, agar sesuai dan tepat sasaran.
Namun tujuan dan harapan pemerintah banyak yang dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab seperti oknum SPBU 54.691.3 Daerah kwanyar madura bangkalan.
Diduga kuat para oknum melakukan praktik praktik berjumlah besar yang dilakukan oleh oknum SPBU 54.691.13 yang di isi oleh operator SPBU yang nakal ia melakukan pengisian dengan santai dan meloloskan dengan mobil Suzuki carry dan atau memakai sepeda motor ,sabtu tanggal 22-3-2025.
Ketika dikonfirmasi ke pihak meneger SPBU kwanyar terkait pengisian BBM dengan memakai jerigen 30 liter, meneger enggan menjawab. Hingga pemberitaan ini kami publikasikan masih belum menjawab.
Diduga kuat SPBU tersebut memberikan atensi terhadap oknum polsek kwanyar.
Kapolsek kwanyar AKP fery ketika di hubungi melalui whatsapp menjelaskan, saya bukan pemilik mas dan saya masih baru menjabat, sek sek mas saya tanyakan ke yang bersangkutan, "tuturnya.
'Namun,hingga saat ini kapolsek kwanyar belum memberikan penjelasan.
Akankah kapolsek membiarkan para oknum yang memperolehkan pengisian memakai jerigen dan sepertinya kapolsek tutup mata.